10 Februari 2009

Kenapa Harus Garuda?


Kenapa harus Garuda? lagi-lagi saya harus kembali bertanya, kenapa sih lambang negara saya Indonesia tercinta ini memakai Garuda.

Jujur aja saya akui, saya bener-bener belum menemukan jawaban yang pas. Sejak saya TK sampai dah segede ini yang saya tahu ya lambang negara saya ya Garuda titik. Gitu aja.

Kalau saya hubung-hubungkan dengan apa yang ada dan terjadi disekitar saya sih, kayaknya lambang negara saya ini terlalu maksa gitu kayaknya. Ini kayaknya loh. Bagaimana tidak, sekali lagi jujur saya akui sampai segede ini pun saya juga belum pernah melihat burung garuda yang senyata-nyatanya. Hehehe malu-maluin kan? Lah saya kalo maen ke sawah dulu liatnya manuk emprit jee. Kalau maen ke rumah tetangga cuma ada burung betet.

Jangan-jangan lambang negara saya tercinta ini cuman simbol aja kali ya. Biasanya kan kalau kerajaan-kerajaan jaman dahulu itu selalu memakai perlambang yang hebat-hebat untuk menguatkan legitimasi sebuah kekuatan. Bisa jadi garuda ini merupakan simbol saja ya. Yang menggambarkan betapa kuatnya bangsa atau negara saya ini. Garuda kan katanya lagi burung yang kuat, paling jagoan gitu mungkin yaa. Tapi jeleknya garuda neh, dia tuh semena-mena (ini dari dongeng yang pernah saya denger loh, bukan saya yang ngomong). Pemangsa hewan-hewan yang lemah. Kalau nggak salah dulu pas pelajaran biologi kan pernah diajarin tentang rantai makanan. Nah bisa jadi garuda ini posisinya paling atas.

Dus...pendiri negara saya berarti punya khayalan menjadikan negara saya ini menjadi negara yang top. Wah keren juga tuh...salut deh...

Tapi...kembali lagi ke lambang negara saya tadi kenapa harus garuda to ya?kenapa harus yang suka mangsa-memangsa to ya? Saya jadi herman...eh heran ding maksudnya.

Kalau menurut saya sih paling pantes negara saya ini menggunakan sirih sebagai lambang negara. Wah pasti lebih keren tuh. Sirih tu melambangkan kebijaksnaaan, rendah diri, simbol kemuliaan, sumber perdamaian, selain itu sirih pun mudah dijumpai dan sangat familier dengan masyarakat negara saya ini. Eehm...seandainya ya!

12 komentar:

nanoq da kansas on 10 Februari 2009 11.53 mengatakan...

Gung Gung..., sudahlah. apapun lambang atau simbol sebuah negara, termasuk negara tercinta ini, pemaknaannya penuh tergantung pada para pemimpin dan rakyat. sekarang, karena sudah Garuda yang dipilih para pendiri bangsa, tugas kita semua sekarang adalah bagaimana mewujudkan negara-bangsa ini bisa perkasa seperti garuda. tapi kalo para pemimpin kerjanya cuma gontok-gontokan terus, atau cuma pingin cari perhatian dengan membuat amandemen undang-undang dasar tak kunjung habis, ya lama-lama burung garuda akan kecapean dan loyo juga.

tukang Nggunem on 10 Februari 2009 14.03 mengatakan...

Kabeh sing meh tak nggo komen wes terwakili dengan komennya si Nanoq...hehehehe

goenk baik on 11 Februari 2009 13.05 mengatakan...

jgn2 kita gontok2an jg krn hawa garuda yg kurang adem kali ya?

Cebong Ipiet on 11 Februari 2009 22.15 mengatakan...

@sing komen nduwurku: weh kok malah eyel eyelan ttg garuda..wkekekkee biarpun lambang nya pake manuk emprit kalo isi manusianya seperti ini ya tetep saja.. manut sama komeng paling atas.
Gmn kalo lambangnya cebong hayo

ajenkajenk on 16 Februari 2009 12.11 mengatakan...

kok sirih...??

jadi himbauan untuk nginang bareng dong huehehehehe..

merdeka..! :P

cookies on 16 Februari 2009 23.14 mengatakan...

Garuda itu kan gagah,
ga lucu dong kalau lambang nya burung Pipit ???

liza fathiariani on 17 Februari 2009 15.05 mengatakan...

hhhh

liza fathiariani on 17 Februari 2009 15.06 mengatakan...

liza juga bingung dengan lambang negara kita.. dulu ayah liza sering bilang kalo burung garuda itu gede bgt!!! tapi segede apa yaa? kalo memang ada dimanakah burung yang menjadi lambang negara kita itu berada?

Mbak Maya on 21 Februari 2009 06.33 mengatakan...

It's a nice blog. Salam kenal ya....

Novian on 22 Februari 2009 22.08 mengatakan...

Mantap, kalo aja gak ada lambangnya,,, lebih bagus kyknya tuh, lebih murni,,, kalo bisa sih,, sekalian aja sistem negara kita yang bener2 bejat kita ganti and koruptor kita tewak.. haha kalo gak bangsa sendiri yang rugi siapa lagi.

ganteng, tinggi, putih, pinter,..... itu bukan aq, jelas... T.T on 23 Februari 2009 15.40 mengatakan...

garuda ny lg smbunyi...ntar lg kluar...wkwkkw

Elsa on 2 Maret 2009 17.25 mengatakan...

hhm....
padahal burung garuda itu sebenarnya gak ada ya?

gimana kalo diganti anak kucing, anak burung, anak orang utan... anak gajah... anak komodo... yang lucu-lucu gitu maksudnya...

 

mari berbuat baik Goenk Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template