30 November 2009

Hikayat Si Unyil

5 komentar
































Hari ini sengaja memposting salah satu sahabat saya tercinta dengan kisahnya ketika saya ajak jalan-jalan ke Takengon Aceh Tengah. Cerita ini berkisah tentang perjuangan si Unyil mengantarkan saya keliling kota Takengon hingga menemani kesendirian saya ketika berada di seputaran Danau Laut Tawar, sebuah danau yang berada di dataran tinggi Gayo

Ceritanya begini neh. Suatu hari di tengah turunnya gerimis yang menambah dingin Kota Takengon saya menuju sebuah kampung di pinggir Danau laut Tawar untuk bertemu seorang tokoh masyarakat yang sebelumnya memang sudah saya telepon untuk bertemu. Namun pada suatu saat, entah kelelahan mungkin ya. Ban belakang si Unyil meledak di tengah jalan ketika perjalanan baru saja sampai di kampung Kebayakan. Menjadi cerita yang tragis ketika harus menghadapi kejadian yang begitu menyedihkan.

Saya begitu terkejut mendengar suara ledakan ban si unyil. oooh no.... pasti sakitnya luar biasa pikir saya dalam hati sambil melihat kondisi ban belakang yang koyak. Ternyata ban mungil si unyil tidak mampu menghadapi jalanan yang waktu itu memang berlubang-lubang. Jalan yang harusnya mulus itu terkoyak berlobang oleh roda-roda truk super gede yang sedang mengangkut material timbunan sebuah proyek.

Setelah selesei menuntaskan diskusi dengan seorang bapak yang saya temui tadi, saya segera menuntun si unyil mencari "rumah sakit" terdekat untuk mengobati luka si unyil yang begitu parah. Lama tak ketemu juga akhirnya saya putuskan untuk membawa si unyil dengan becak motor ke tengah kota yang lengkap fasilatasnya. huh... Akhirnya perjalanan selama 10 menit terlewati dan sampai juga di "rumah sakit sepeda".

Segera setelah mendapat persetujuan saya, sang perawat mulai mngobati luka si unyil dengan penuh kasih sayang hingga sembuh seperti sedia kala.



26 November 2009

Lagi-lagi Ulang Tahun

5 komentar
Hari ini (26/11), seperti biasa mirip kayak tahun-tahun yang lalu, lagi-lagi saya merasa sedikit tua. Kenapa bisa begitu?? Ya karena umur saya nambah 1 lg pas hari ini hehehe

Kalo om wiki bilang sih Ulang tahun adalah hari kelahiran seseorang, menandai hari dimulainya kehidupan di luar rahim.

Ngomong-ngomong soal ultah alias ulang tahun, sebenernya apa sih yang bisa dipetik dari peringatan ini *ciey sok2 moderator seminar neh*

Ya kalo saya pribadi sih sbenernya seneng iya sedih juga iya. Begini neh critanya. Senengnya ya, satu, pas hari ultah neh akan banyak yang memberikan ucpan plus doa. Nah biasanya ne doanya baik-baik, jadi kita harus bersyukur. Misalnya saja, “met ultah ya gung…jgn lupa cepet2 kawin!” wkkk walaupun nadanya agak ngejek neh, tapi kita harus tetep bersyukur, temen ini masih baik mendoakan yang kayak begituan. Coba kalo doanya begini neh, “met ultah ya, yang penting makan2, kawinnya juga besok2 aja gpp deh tar traktiran berkurang lagi kalau kamu cepet2 kawin”. Nah yang kayak ginian neh doa yang agak kurang ajar wkkkk.

Kedua dengan ulang tahun kita jadi bisa “berkaca”. Bahasa gaul neh, mangsutnya begini, ketika kita merayakan ulang tahun kita akan teringat dengan kejadian-kejadian yang lalu-lalu. Nah ketika kita mengingat yang lalu, ini adalah sebuh moment yang sangat dan paling tepat untuk mengoreksi diri. Apa kelemahan, kekurangan kita di tahun-tahun sebelumnya. Kemudian kita nilai juga apa kelebihan-kelebihan kita. Jadi dengan melihat nilai positif dan negative yang ada pada diri kita, tentunya kedepan kita tak mau kan kalo nyemplung di lobang yang sama. Nah dengan “berkaca” inilah kita bisa memetakan potensi diri dan mulai mengatur strategi yang tepat bagaimana. Wehehehe mantep kan…contoh kasus begini, setahun lalu saya berencana untuk kawin (wuhuhu dr tadi kok kawin aja sih gung :p), nah dari analisis dampak lingkungan yang kita lakukan, kenapa ya kok mundur-mundur sampe skarang belom-belom juga. Nah yang seperti ini neh kayaknya tahun depan harus diganti dengan strategi yang lebih jitu.

Yang ketiga… apa lagi yo???bingung aku mbacote wkkk
Nah ketemu! Ketiga dengan ulang tahun silaturahmi akan tetap terjaga. Kalo nggak ada ulang tahun mana ada FB saya penuh dengan ucapan temen-temen yang paling males kasih komen hahaha. Nah yang dari semula males berkunjung (ya setidaknya kujungan ke FB temen) apa lagi menyapa, dengan adanya ulangtahun ini kita serasa berkumpul, berbagi doa dan yang pastinya silaturahmi nyambung lagi. Dan selanjutnya dengan ulang tahun ini, perubahan adalah yang utama (ciey…sok serius, koyo kampanye wae gung). Nah yang ini terserah teman-teman mengartikannya.

Nah sekarang sedihnya gung. Kalo cerita-cerita sedih di hari ulang tahun kayak apa ya?saya sendiri juga bingung untuk mengungkapkan kesedihan di hari ultah. Lah isine seneng-seneng thok.

Kalo masalah umur berkurang (katanya nambah umur, piye to) ya itu tidak usah terlalu disedih gulanakan (maksa ne… kalo gundah pasangannya gulana, kalo sedih pasangannya apa ya???)

Umur itu sudah ada yang atur kok. Pasti setuju semua temen-temen saya yang baik2 ini kan??? Yak betul, hanya Guti Allah yang tau jatah kita itu berapa lama untuk mencicipi nikmatnya dunia. Saya pake istilah mencicipi ini ibarat kalo orang mencicipi kan Cuma sak ndulit alias seujung sendok aja toh. Nah dikarenakan nikmat dunia itu begitu buesar, jadi yang kita Cuma bisa mencicipi yang sedikit ini toh.

Yang laen apa lagi ya…wis lah cukup sekian dulu mau ngelanjutin menulis mimpi-mimpi saya dulu neh.

Selamat ulang tahun ya gung…semoga makin bermakna:)

pesan: sengaja saya pasang fotonya kue tart pake lilin, ini sebagai solidaritas kita terhadap pln yang sering mati-mati lampu dan diharapkan dengan adanya tart berlilin ini kalo terjadi pemadaman listrik tetap selalu terang :p

12 November 2009

Berita Duka

6 komentar
Innalillahi wa inalillahi rojiun…

Telah meninggal dengan tenang “mouse” kesayangan saya yang berwarna merah merona pada hari rabu 11 nopember 2009 jam 19.30 wib.
Semoga segala kebaikan selama ini mendapat balasan dari Tuhan yang maha kuasa.

Hari ini pun saya masih merasa sedih tak terkira, ketika mouse kesayangan saya meninggalkan saya dengan begitu cepatnya. Bagaimana tidak proses kematiaannya berada di depan mata saya gitu loh.

Cerita punya cerita begini neh. Abis magrib plus makan malam, saya berniat untuk mengirimkan imel pesanan temen saya. Imel ini berisikan schedule rencana perjalanan wisata ke Jogja yang akan diikuti temen-temen saya di Jakarta.

Tanpa komando aba-aba, segeralah saya keluarkan perangkat tempur. Saya keluarkan satu persatu dari dalam tas, mulai dari mouse, kemudian bag cover, trus kantong pensil imut, trus kantong kabel laptop dan terakhir laptop terseksi di dunia. Abis tuh, saya pun langsung nyalain lapton + pasang mouse cantik jelita. Begitu nyala, gerakan-gerakan mouse masih normal, hore pikir saya. Dan seperti biasa cetak-cetuk bunyi tuts keyboard merdu menghias riuhnya malam ditambahkan goyangan kursor yang seirama dengan goyangan mouse tercinta.

Belum berapa lama laptop bekerja, tiba-tiba nyala mouse yang berwarna-warni mulai padam. Lho…lho… kenapa ini pikir saya. Saya goncangkan lagi mouse tercinta, kok nggak mau gerak-gerak neh kursornya.

Duh jangan..jangan.., saya mulai bernegatif thinking.

Tidak…tidak… saya berteriak sekencang-kencangnya. Mouse kesayangan saya ternyata sudah mati. Hiks..hiks…

Ya sudah lah… mungkin tidak boleh disesali kematian mouse saya tercinta ini. Kita sebagai manusia hanya bisa berserah diri kepada Tuhan yang maha esa.

Buat mouse-ku tercinta semoga engkau mendapat tempat yang nyaman disisiNya. Amin…
 

mari berbuat baik Goenk Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template