23 Oktober 2008

Sang Penelikung Telah Kembali


Pagi sunyi ditambah dengan dinginnya udara menusuk kulit yang sengaja terbuka tanpa sehelai kain di badan. Dinginnya tidak seperti pagi-pagi yang biasa. Ada aroma harum, tapi bukan harum wanginya bunga atau wewangian parfum tubuh yang biasa orang gunakan untuk menutupi kekurangannya.

Sang Penelikung telah kembali....

Udara dingin ditambah angin yang menerbangkan dadaunan yang belum sempat tersapu menyambut kedatangan Sang. Sang adalah sosok gempal dengan taring yang indah tersembul ketika memberikan senyum kepada siapa saja yang ada didekatnya. Tapi jangan disangka, dengan taring indahnya itu Sang tanpa diduga sering menggunakannya untuk menelikung entah sahabatnya sendiri apalagi musuh-mushnya.

Taring Sang memang bukan karena kesalahan secara medis tapi taring itu mulai muncul ketika Sang berumur 7 tahun, saat-saat Sang beranjak menjadi seorang anak yang mulai pintar memaikan kata-katanya untuk berebut mainan yang ia inginkan.

Kini Sang telah dewasa dengan tabiatnya yang tidak berubah. Namun justru semakin menjadi-jadi. Sang telah kembali dengan gayanya yang khas memberikan senyumnya untuk menjerat dan menelikung.

0 komentar:

 

mari berbuat baik Goenk Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template