30 November 2009

Hikayat Si Unyil


































Hari ini sengaja memposting salah satu sahabat saya tercinta dengan kisahnya ketika saya ajak jalan-jalan ke Takengon Aceh Tengah. Cerita ini berkisah tentang perjuangan si Unyil mengantarkan saya keliling kota Takengon hingga menemani kesendirian saya ketika berada di seputaran Danau Laut Tawar, sebuah danau yang berada di dataran tinggi Gayo

Ceritanya begini neh. Suatu hari di tengah turunnya gerimis yang menambah dingin Kota Takengon saya menuju sebuah kampung di pinggir Danau laut Tawar untuk bertemu seorang tokoh masyarakat yang sebelumnya memang sudah saya telepon untuk bertemu. Namun pada suatu saat, entah kelelahan mungkin ya. Ban belakang si Unyil meledak di tengah jalan ketika perjalanan baru saja sampai di kampung Kebayakan. Menjadi cerita yang tragis ketika harus menghadapi kejadian yang begitu menyedihkan.

Saya begitu terkejut mendengar suara ledakan ban si unyil. oooh no.... pasti sakitnya luar biasa pikir saya dalam hati sambil melihat kondisi ban belakang yang koyak. Ternyata ban mungil si unyil tidak mampu menghadapi jalanan yang waktu itu memang berlubang-lubang. Jalan yang harusnya mulus itu terkoyak berlobang oleh roda-roda truk super gede yang sedang mengangkut material timbunan sebuah proyek.

Setelah selesei menuntaskan diskusi dengan seorang bapak yang saya temui tadi, saya segera menuntun si unyil mencari "rumah sakit" terdekat untuk mengobati luka si unyil yang begitu parah. Lama tak ketemu juga akhirnya saya putuskan untuk membawa si unyil dengan becak motor ke tengah kota yang lengkap fasilatasnya. huh... Akhirnya perjalanan selama 10 menit terlewati dan sampai juga di "rumah sakit sepeda".

Segera setelah mendapat persetujuan saya, sang perawat mulai mngobati luka si unyil dengan penuh kasih sayang hingga sembuh seperti sedia kala.



5 komentar:

Elsa on 3 Desember 2009 16.23 mengatakan...

Nyil...semoga lekas sembuh. jangan sampai sakit lagi ya Nyil...

Dhe on 4 Desember 2009 12.43 mengatakan...

weks...???
rupanya goenk anak aceh yah?? @_@
sama dunk.. tp dhe lom pernah ke takengon.. hikzz

btw.. nama sepedana lucu.. si unyil.. kwekekkee

Agung Suryo on 4 Desember 2009 15.49 mengatakan...

@mba' elsa: makasih mba doanya :)

@dhe: anak aceh rayeuk dhe hehehe btw peu haba?

liza on 5 Desember 2009 22.02 mengatakan...

agung... pinjam dong sepedanya... kan kemarin udah mau dipenjemin... sehari aja :D

Agung Suryo on 7 Desember 2009 10.07 mengatakan...

@liza: bole...bole...ambil aja ya ne kmrn jg abis dr takengon trus dilipet masuk gudang hihihi maklum lg bongkar2

 

mari berbuat baik Goenk Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template