16 April 2009

Rahasia Menang-Kalah: SBY-JK



Gelaran pemilu 2009 usai sudah. Yang tertinggal mungkin kesenangan dan juga tentunya kekecewaan. Yah begitulah garis yang sudah ditentukan Tuhan, kalau ada yang menang tentunya juga harus ada yang kalah. Dus, walaupun ada istilah paruh, tengahan, atau seri itu kan hanya reka-reka manusia saja. Dan herannya juga sangat banyak orang yang meyakininya, termasuk saya. hehehe.Gelaran pemilu 2009 usai sudah. Yang tertinggal mungkin kesenangan dan juga tentunya kekecewaan. Yah begitulah garis yang sudah ditentukan Tuhan, kalau ada yang menang tentunya juga harus ada yang kalah. Dus, walaupun ada istilah paruh, tengahan, atau seri itu kan hanya reka-reka manusia saja. Dan herannya juga sangat banyak orang yang meyakininya, termasuk saya. hehehe.

Kembali ke pemilu.

Kemaren tuh sehabis nyontreng, saya putuskan untuk keliling kota. Nggak adamangsud apa-apa sih ya sekedar jalan-jalan siang & mengabadikan gelaran pemilu di kota Banda Aceh yang kali ini menampilkan pemilu yang berbeda, tentunya berbeda di kampung saya di Jogja. Kalau di Banda Aceh di surat suara saya ada gambar partainya lokal, kalau di kampung saya Jogja yang ada petugasnya berseragam baju lokal, mangsudnya petugasnya pada pake blangkon & surjan layaknya mo acara nikahan.

Cerita punya cerita, cape deh saya killing kota. Trus nyampe di rumah saya langsung nonton tivi buat sekedar memantau perkembangan pemilu secara nasional. Ciey…bergaya pengamat neh :p

Dan yang menarik buat saya adalah gambar mengenai kejadian SBY juga JK yang asyik memperlihatkan tanda tinta di jari-jarinya setelah melakukan pencontrengan, seperti yang saya lakukan juga. Nah…ini dia saya langsung menebak-nebak, tanda-tanda kemenangan juga kekalahan orang nomor 1 & 2 negeri ini sudah terlihat.

SBY dengan disertai istri dan juga anaknya dengan senyum khasnya memperlihatkan JEMPOL tangannya yang habis dicelup ke tinta pemilu. Dari symbol yang diperlihatkan SBY ini jelas sekali merepresentasikan bahwa SBY dalam hal ini partainya Demokrat akan seperti Jempol SBY. Yaitu kemenangan.

Dan

JK waktu itu yang saya lihat di tivi, bersama istrinya memperlihatkan jari kelingkingnya yang habis dicelup dalam tinta pemilu. Hal inilah tanda-tanda yang saya baca bahwa JK dalam hal ini partainya Golkar akan bernasib seperti jari kelingking. Artinya gung?

Artinya ya partainya JK nggak bisa lebih besar dari partainya SBY dalam perolehan suara. Mana ada sih jari KELINGKING lebih besar dari jari JEMPOL.

Yah itulah simbol-simbol yang sempat saya baca dari kejadian-kejadian sederhana tapi kadang menjadi sepele. Jadi mulai sekarang buat temen-temen, kalaulah dalam menggunakan symbol-simbol harus diperhatikan benar. Jangan sampai hal-hal kecil dan sepele menjadikan kita kecewa dibelakang hari.

2 komentar:

David Pangemanan on 25 April 2009 13.52 mengatakan...

MENGGUGAT PUTUSAN SESAT HAKIM BEJAT

Putusan PN. Jkt. Pst No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan Klausula Baku yang digunakan Pelaku Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.
Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku untuk menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap di Polda Jateng.
Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak 'bodoh', lalu seenaknya membodohi
dan menyesatkan masyarakat, sambil berlindung di bawah 'dokumen dan rahasia negara'.
Statemen "Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap" (KAI) dan "Ratusan rekening liar terbanyak dimiliki oknum-oknum MA" (KPK); adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini sudah terlampau sesat dan bejat. Dan nekatnya hakim bejat ini menyesatkan masyarakat konsumen Indonesia ini tentu berdasarkan asumsi bahwa masyarakat akan "trimo" terhadap putusan tersebut.
Keadaan ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Masyarakat konsumen yang sangat dirugikan
mestinya berhak mengajukan "Perlawanan Pihak Ketiga" dan menelanjangi kebusukan peradilan ini.
Siapa yang akan mulai??

David
HP. (0274)9345675

tukang Nggunem on 28 April 2009 18.16 mengatakan...

lha ning nek pas arep dolanan delikan trus pingsut kae kok jenthik karo jempol iso menang jenthik Gung?? piye Jal...hahahaha

 

mari berbuat baik Goenk Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template